-->

GHORIBUL KALIMAT


GHORIBUL KALIMAT

ulumulquran


Ghorib berarti aneh atau langka, yang dimaksud disini adalah bacaan-bacaan dalam al-Qur’an yang aneh atau tidak sesuai dengan konsep teori ilmu tajwid yang pernah penulis bahas sebelum artikel ini. Untuk pembahasan sebelumnya bisa pembaca lihat di artikel penulis sebelumnya yang sudah terteradi samping. Perbedaan bacaan ini disebabkan lahjah atau dialek masyarakat arab yang berbeda-beda sehingga muncul bacaan-bacaan yang berfariasi yang terkenal dengan Qiro’ah Sab’ah yaitu qiro’ah yang diriwayatkan oleh imam tujuh dan semua ini mutawatir dari nabi bertujuan untuk mempermudah kepada masyarakat arab dalam mempelajari ilmu al-Qur’an.

Dari sekian qiro’ah tersebut yang paling populer dan banyak dipakai di Indonesia adalah qiro’ah riwayat Hafs an Ashim. Dalam riwayatnya itu ada sebagian kalimat yang dibaca keluar dari kaidah-kaidah secara umum yang akan  dikemukakan satu persatu, namun, karena keterbatasan kemampuan penulis, mungkin akan disampaikan sebagian.

A.  Isymam


Bacaan ini terdapat pada surat yusuf ayat 11. Kalimat tersebut asalnya adalah  لاَ تَأْ مَنُنَا kemudian nun yang pertama diidghomkan pada nun yang kedua, sebagai bukti idghom diberinya syiddah pada huruf yang dimasuki yaitu huruf yang kedua. Cara membacanya dengan mencampur fathah dan dhommah dengan mencucu pada pertengahan ghunnah.

B.  Tashil


Bacaan ini terdapat pada surat fusshilat ayat 44. Lafadznya adalah أ ا عجميٌّ  cara membacanya yakni hamzah yang kedua dibaca tashil yakni tengah-tengah antara hamzah dan alif jadi seperti suara ha’ yang samar-samar.

C.  Imalah


Bacaan ini terdapat pada surat hud ayat 41. Lafadznya adalah مجرها cara membacanya mencondongkan huruf ro’ yaitu membaca antara harakat fathah dan kasroh dominan dengan bunyi huruf “E”

D.  Sakta


Yakni menahan sejenak bacaan tanpa bernafas. Bertujuan untuk menghindari kesalahan dalam pengartian. Ukuran berhentinya satu alif. Dalam qira’at riwayat Hafs an Ashim terdapat empat tempat, yakni:

1.    Surat Al Kahfi ayat 1
2.    Surat Yasin ayat 52
3.    Surat Al Muthoffifin ayat 14
4.    Surat Al Qiyamah ayat 27

E.   Sujud Tilawah


Sujud tilawah adalah sujud dikarenakan membaca atau mendengar ayat-ayat al Qur’an tertentu. Disunnhakan bagi Qori’ untuk melakukan sujud tilawah ketika mendengar atau membaca ayat-ayat sajadah. Dan ada riwayat yang mengatakan bisa diganti dengan membaca “Baqiyatussholihah” sebanyak tiga kali apabila kondisi tidak memungkinkan untuk sujud ketika itu. Ayat sajadah ini terdapat pada lima belas tempat dalam Al-Qur’an, antara lain:

1.    Surat Al-A’rof ayat 26
2.    Surat Ar-Ra’du ayat 15
3.    Surat An-Nahl ayat 49
4.    Surat Al-Isro’ ayat 108-109
5.    Surat Maryam ayat 58
6.    Surat Al-Hajj ayat 18
7.    Surat Al-Hajj ayat 77
8.    Surat Al-Furqon ayat 60
9.    Surat An-Naml ayat 24-25
10.     Surat Al-Sajadah ayat 15
11.     Surat Shod ayat 24
12.     Surat Fusshilat ayat 27-28
13.     Surat An-Najm ayat 62
14.     Surat Al-Insyiqoq ayat 21
15.     Surat Al-Alaq ayat 19

Lafadz sujud tilawah:

سجد وجهي للذى خلقه وصوّره وشق سمعه وبصره بحو له وقوته فتبرك الله احسن الخا لقين

Jika tidak melakukan sujud, maka sebagai gantinya Qori’ membaca :

سبحا ن الله والحمد لله ولا اله الّا الله والله اكبر ولا حول ولا قوّة الّا با لله العليّ العظيم

Sekian pembahasan singkat tentang Ghoribul Kalimat, tentunya masih banyak materi yang belum tersampaikan pada artikel ini, dikarenakan terbatasnya kemampuan penulis dalam menguraikan materi dalam bentuk tulisan. Semoga apa yang bisa penulis sajikan dapat bermanfaat bagi pembaca. Apabila ada masukan bisa d tulis pada kolom komentar.

 النّاس انفعهم لنّاسخير

Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia.

بلّغوا عنّى و لو اية

“sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. BUKHARI)

0 Response to "GHORIBUL KALIMAT"

Post a Comment

Silahkan komentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan, apabila ada kritik atau saran mohon disampaikan dengan sopan.