Kajian Ilmu Tajwid tentang Makhorijul Huruf
Saturday, January 5, 2019
Edit
Penjelasan tentang Makhorijul Huruf (Tempat Keluarnya Huruf)
Pembahsan ini sangat penting dalam
ilmu tajwid, terutama bagi yang ingin membaca al-Qur’an, karena tanpa
mengetahui serta mempraktekan mahkorijul huruf dengan baik maka dikhawatirkan
terjadi kekeliruan dalam memahami makna harfiah ayat al-Qur’an. Setiap huruf
hijaiyah mempunyai tempat keluarnya huruf masing-masing serta sifat yang
bermacam-macam. Syekh as Syams Al-Jazari dalam muqoddimahnya menegaskan, yang
artinya:
“suatu
kewajiban bagi seorang Qori’ dalam membaca Al-Qur’an yaitu lebih dahulu
mengetahui ilmu atau seluk beluk jalan keluar suara huruf dan berbagai
sifat-sifatnya agar mereka dapat membaca dengan baik dan fasih”.
Ada tujuh belas tempat keluarnya
huruf yang mana terbagi menjadi lima bagian, antara lain; al-jauf (الجوف), al-halq (الحلق), al-lisan (اللسان), asy-syafataani (الشفتان), al-khoisyum (الخيشوم). Dan inilah menurut Qaul yang masyhur.
Dibawah ini akan disebutkan
masing-masing makhorijul huruf:
A.
Al-Jauf
(الجوف)
Yaitu lubang antara mulut dan tenggorokan. Huruf yang keluar dari
makhroj ini ada tiga yakni; alif, ya’, dan waw yang mati (huruf mad). Contoh
lafadz خَافَ, كُوْنُوْا, رَحِيْم
B.
Al-Halqu
(الحلق)
Yaitu sebangsa tenggorokan. Terbagi menjadi tiga makhroj, antara
lain:
a.
Aqso
Halqi (اقص الحلق) yakni pangkal tenggorokan, hurufnya ada dua
yaitu ء dan ه: keluar
dari tenggorokan paling bawah yang mendekati dada (dada ikut sedikit bergetar
saat melafadhkan)
b.
Wasath
Halqi (وسط الحلق) yakni tengah tenggorokan, hurufnya ada dua
yaitu ح dan ع
c.
Adna
Halqi (ادنى الحلق) yakni ujung tenggorokan, hurufnya ada dua
yaitu خ dan غ
Keenam huruf itu dinamakan Halqiyyah
(huruf sebangsa tenggorokan)
C.
Al-Lisan (اللسان)
Yaitu sebangsa lidah. Terbagi menjadi empat makhroj, antara lain:
a.
Aqsol
Lisan (قصى اللسانا) yakni pangkal lidah, hurufnya ada
dua yaitu ق
dan ك, kedua
huruf tersebut dinamakan lahwiyyah artinya huruf sebangsa pangkal lidah.
b.
Wasath
Lisan (وسط اللسان) yakni tengah lidah, hurufnya ada tiga yaitu ش, ج, ي keluar
dari tengah-tengah lidah serta menempati dengan langit-langit mulut. Ketiga huruf
ini dinamakan syajariyyah artinya huruf sebangsa tengah lidah.
c.
Hafah
Lisan (حافة اللسان) yakni tepi lidah, hurufnya ada satu yaitu ض keluar dari pangkal tepi lidah mengarah
ke gigi graham. Huruf ini dinamakan janbiyyah artinya sebangsa tepi
lidah.
d.
Thorfu
Lisan (طرف اللسان) yakni bagian ujung lidah, hurufnya ada dua
belas yang terbagi menjadi empat bagian, antara lain:
1.
Dzalqiyyah
(huruf sebangsa ujung lidah) hurufnya ada tiga, yaitu ل, ن, ر
2.
Nath’iyyah
(huruf sebangsa kulit gusi atas) hurufnya ada tiga, yaitu د ت ط
3.
Asaliyyah
(huruf sebangsa runcing lidah) hurufnya ada tiga, yaitu ز ص س
4.
Lisawiyyah
(huruf sebangsa gusi) hurufnya ada tiga, yaiut ذ ث ظ
D.
Asy-Syafatain
(الشفتان)
Yaitu dua bibir, terbagi menjadi dua, yaitu:
a.
Bibir
yang bawah, hurufnya ada satu yaitu ف keluar dari
ujung gigi yang atas serta menempel dengan bibir bagian yang bawah.
b.
Dua bibir
(atas dan bawah) hurufnya ada tiga و ب م , ketika melafadhkan ب dan م kedua bibir tertutup, sedangkan
ketika melafadhkan و kedua bibir agak merenggang dan mencucu.
Keempat huruf tersebut dinamakan syafawiyyah artinya huruf
sebangsa bibir.
E.
Al-Khoisyum
(الخيشوم)
Yaitu janur hidung, hurufnya ada dua, yakni huruf ghunnah نّ dan مّ
ketika melafadhkan huruf tersebut seakan-akan hidung terasa bergetar.
“Jika bisa nekat melakukan sesuatu yang dapat merenggut nyawa
demi orang yang kita cintai. Kenapa kita tidak bisa melakukannya untuk Al-Qur’an?
Realitas, dan puncak dari segala cinta” (M.
Ulil Absor, Lentera Hati)
Sumber tulisan:
Hidayatul
Mustafid karya Muhammad Mahmud
Panduan Ilmu
Tajwid Madrasatul Qur’an Tebu Ireng
Related Posts

