-->

Kajian Ilmu Tajwid tentang Makhorijul Huruf


Penjelasan tentang Makhorijul Huruf (Tempat Keluarnya Huruf)

tempat keluarnya huruf


Pembahsan ini sangat penting dalam ilmu tajwid, terutama bagi yang ingin membaca al-Qur’an, karena tanpa mengetahui serta mempraktekan mahkorijul huruf dengan baik maka dikhawatirkan terjadi kekeliruan dalam memahami makna harfiah ayat al-Qur’an. Setiap huruf hijaiyah mempunyai tempat keluarnya huruf masing-masing serta sifat yang bermacam-macam. Syekh as Syams Al-Jazari dalam muqoddimahnya menegaskan, yang artinya:

“suatu kewajiban bagi seorang Qori’ dalam membaca Al-Qur’an yaitu lebih dahulu mengetahui ilmu atau seluk beluk jalan keluar suara huruf dan berbagai sifat-sifatnya agar mereka dapat membaca dengan baik dan fasih”.

Ada tujuh belas tempat keluarnya huruf yang mana terbagi menjadi lima bagian, antara lain; al-jauf (الجوف), al-halq (الحلق), al-lisan (اللسان), asy-syafataani (الشفتان), al-khoisyum (الخيشوم). Dan inilah menurut Qaul yang masyhur.

Dibawah ini akan disebutkan masing-masing makhorijul huruf:

A.  Al-Jauf (الجوف)


Yaitu lubang antara mulut dan tenggorokan. Huruf yang keluar dari makhroj ini ada tiga yakni; alif, ya’, dan waw yang mati (huruf mad). Contoh lafadz خَافَ, كُوْنُوْا, رَحِيْم

B.  Al-Halqu (الحلق)


Yaitu sebangsa tenggorokan. Terbagi menjadi tiga makhroj, antara lain:

a.    Aqso Halqi (اقص الحلق) yakni pangkal tenggorokan, hurufnya ada dua yaitu ء dan ه: keluar dari tenggorokan paling bawah yang mendekati dada (dada ikut sedikit bergetar saat melafadhkan)
b.    Wasath Halqi (وسط الحلق) yakni tengah tenggorokan, hurufnya ada dua yaitu ح dan ع
c.    Adna Halqi (ادنى الحلق) yakni ujung tenggorokan, hurufnya ada dua yaitu خ dan غ

Keenam huruf itu dinamakan Halqiyyah (huruf sebangsa tenggorokan)

C.  Al-Lisan (اللسان)


Yaitu sebangsa lidah. Terbagi menjadi empat makhroj, antara lain:

a.    Aqsol Lisan (قصى اللسانا) yakni pangkal lidah, hurufnya ada dua yaitu ق dan  ك, kedua huruf tersebut dinamakan lahwiyyah artinya huruf sebangsa pangkal lidah.
b.    Wasath Lisan (وسط اللسان) yakni tengah lidah, hurufnya ada tiga yaitu ش, ج, ي keluar dari tengah-tengah lidah serta menempati dengan langit-langit mulut. Ketiga huruf ini dinamakan syajariyyah artinya huruf sebangsa tengah lidah.
c.    Hafah Lisan (حافة اللسان) yakni tepi lidah, hurufnya ada satu yaitu ض keluar dari pangkal tepi lidah mengarah ke gigi graham. Huruf ini dinamakan janbiyyah artinya sebangsa tepi lidah.
d.   Thorfu Lisan (طرف اللسان) yakni bagian ujung lidah, hurufnya ada dua belas yang terbagi menjadi empat bagian, antara lain:

1.    Dzalqiyyah (huruf sebangsa ujung lidah) hurufnya ada tiga, yaitu ل, ن, ر
2.    Nath’iyyah (huruf sebangsa kulit gusi atas) hurufnya ada tiga, yaitu د ت ط
3.    Asaliyyah (huruf sebangsa runcing lidah) hurufnya ada tiga, yaitu ز ص س
4.    Lisawiyyah (huruf sebangsa gusi) hurufnya ada tiga, yaiut ذ ث ظ

D.  Asy-Syafatain (الشفتان)


Yaitu dua bibir, terbagi menjadi dua, yaitu:

a.    Bibir yang bawah, hurufnya ada satu yaitu ف keluar dari ujung gigi yang atas serta menempel dengan bibir bagian yang bawah.
b.    Dua bibir (atas dan bawah) hurufnya ada tiga و ب م  , ketika melafadhkan ب dan م kedua bibir tertutup, sedangkan ketika melafadhkan و kedua bibir agak merenggang dan mencucu.

Keempat huruf tersebut dinamakan syafawiyyah artinya huruf sebangsa bibir.

E.   Al-Khoisyum (الخيشوم)


Yaitu janur hidung, hurufnya ada dua, yakni huruf ghunnah نّ dan مّ ketika melafadhkan huruf tersebut seakan-akan hidung terasa bergetar.

tempat keluarnya huruf


“Jika bisa nekat melakukan sesuatu yang dapat merenggut nyawa demi orang yang kita cintai. Kenapa kita tidak bisa melakukannya untuk Al-Qur’an? Realitas, dan puncak dari segala cinta” (M. Ulil Absor, Lentera Hati)

Sumber tulisan:
Hidayatul Mustafid karya Muhammad Mahmud
Panduan Ilmu Tajwid Madrasatul Qur’an Tebu Ireng


Related Posts