-->

MAKKIAH dan MADANIAH


MAKKIAH dan MADANIAH

Madaniah


Al-Qur’an merupakan sumber dari segala ilmu pengetahuan, baik yang berhubungan dengan ilmu agama, perekonomian, pertanian, politik dan lain sebagainya. Pada masa penurunanya, ayat-ayat al-Quran yang sebagian besar masih berupa penjelasan yang bersifat global, terutama mengenai persoalan-persoalan di masa itu, dijelaskan secara rinci oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat yang kemudian oleh para sahabat disampaikan kepada para tabi’in dan para tabi’in menyampaikanya kepada tabi’it tabi’in dan  seterusnya. Namun, Seiring berjalanya waktu, persoalan-persoalan yang tidak pernah ada di zaman rasulullah saw semakin bermunculan, terlebih dizaman yang super modern seperti sekarang ini. Maka sebagai para pewaris generasi Qur’ani diharapkan dapat memahami kandungan-kandungan yang terdapat didalam al-Qur’an sehingga mampu menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut sesuai dengan tuntunan yang terdapat didalam al-Qur’an. Salah satu kajian ilmu yang harus di pahami adalah ayat-ayat Makkiah dan Madaniah.

A.  Pengertian Makkiah dan Madaniah


Banyak sekali argumen yang diungkapkan oleh para ulama mengenai pengertian Makkiah dan Madaniah, namun, disini kami hanya mengambil yang paling masyhur.

Makkiah: Bagian al-Quran yang diturunkan sebelum Rasulullah saw hijrah ke Madinah meskipun diturunkan diluar kota Makkah. Mengandung pokok-pokok akidah, ibadah, dan muamalah.

Madaniah: Bagian al-Quran yang diturunkan setelah Rasulullah saw hijrah ke Madinah meskipun diturunkan di kota Makkah.

B.  Ciri-ciri surat Makkiah dan Madaniah:

1.      Ciri-ciri Surat Makiyah


a.    Setiap surat yang didalamnya yang terdapat ayat sajdah

b.   Setiap surat yang mengandung lafal Kallaa, Lafal ini hanya terdapat dalam separuh akhir dari Al-qur’an. Dan disebutkan sebanyak tiga puluh tiga kali dalam lima belas surat.

c.    Setiap surat yang mengandung lafal ياايها الناس     kecuali surat al-Hajj dan surat al-baqarah.

d.  Setiap surat yang mengandung kisah para nabi dan umat terdahulu kecuali surat al-Baqarah.

e.    Setiap surat yang menceritakan tentang kisah Adam dan Iblis, kecuali surat al-Baqarah

f.     Setiap surat yang dimulai dengan huruf  Tahajji (huruf hijaiyah) seperti Alif  Lam Mim dan lain sebagainya, kecuali surat al-Baqarah dan Ali Imran. Adapun surat al-Ra’du masih diperselisihkan.

g.   Mengandung ajakan kepada tauhid ( beribadah hanya kepada Allah SWT ) Pembuktian mengenai risalah, hari kebangkitan dan hari pembalasan, hari kiyamat dan huru-haranya, neraka dan siksanya, surga dan kenikmatannya, argumentasi terhadap orang musyrik dengan menggunakan bukti rasional dan aya-ayat kauniyah.

h. Menyebutkan kisah para nabi dan umat-umat terdahulu sebagai pelajaran bagi mereka sehingga mengetahui nasib orang-orang yang mendustakan sebelum mereka dan sebagai hiburan kepada Rasulullah sehingga beliau tabah dalam menhadapi gangguan mereka dan yakin akan menang.

i.   Suku katanya pendek disertai kata-kata yang mengesankan dan pernyataannya singkat

2.      Ciri-ciri Surat Madaniyah


a.  Setiap surat yang mengandung penjelasan tentang Hudud dan Faraidl.

b. Setiap surat yang didalamnya terdapat izin jihad dan keterangan tentang hukum-hukum jihad.

c.  Setiap surat yang mengandung penuturan orang-orang munafik, selain surat al-Ankabut, kecuali sebelas ayat pertama dari surat tersebut yang menjelaskan tentang orang munafik.

d. Membicarakan masalah tasyri’, hukum-hukum, kemiliteran, keorganisasian, kedaulatan, hak-hak perseorangan, macam-macam ibadah dan muamalah.

e.  Mengandung  seruan kepada  ahli kitab untuk masuk islam, memberantas akidah-akidah mereka yang sesat, menjelaskan kejahatan mereka lakukan supaya mereka kembali kejalan yang benar, memalingkan mereka kepada kitabullah dan mengajak mereka menggunakan akal dan sejarah.

C.  Manfaat mengetahui Makkah dan Madaniah:

Mengetahui mana yang diturunkan terlebih dahulu dan mana yang kemudian
Mengetahui nasikh (ayat yang menghapus) dan mansukh (ayat yang dihapus)
Meresapi gaya bahasa al-Quran dengan menghayati peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi turunnya ayat al-Quran (asababun nuzul) dan realita kehidupan kaum Muslim pada setiap periode sejarah.
Menghayati perjalanan hidup Rasulullah saw melalui ayat-ayat al-Quran.

Related Posts